Simalungun,- Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Demokrasi, yang terdiri dari tiga elemen organisasi antara lain DPK JAMAN Kabupaten Simalungun, yang dipimpin oleh Johannes Sakti Sembiring, Senada Institute yang diketuai Canra Malau,SH dan GEMAPSI Yang dipimpin oleh Anthony Damanik melayangkan kartu kuning sebagi tanda peringatan kepada Bupati dan Wakil Bupati Simalungun.
kritik pedas terhadap kepemimpinan Bupati Simalungun DR. Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga tersebut dinilai karena terdapat sejumlah kebijakan yang diduga melanggar asas pemerintahan yang baik dan benar, serta kegiatan yang tidak pro rakyat dan diduga menjadi ajang korupsi.
Beberapa contoh kegiatan yang dikritik antara lain:
- Pelatihan/Bimtek BUMNAG di Simalungun City Hotel
- BIMTEK Penyuluhan Keamanan Pangan Dinkes di Simalungun City Hotel
- Pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) bagi dokter di Simalungun City Hotel
- Pelatihan Guru di Simalungun City Hotel
- Pelatihan Koperasi Merah Putih di Parapat
Koalisi masyarakat sipil juga mengkritik pengangkatan Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, yang pernah mengundurkan diri dalam jabatan yang sama pada masa kepemimpinan Bupati Simalungun JR Saragih.
Selain itu, koalisi masyarakat sipil juga menuntut Bupati Simalungun dan Wakil Bupati Simalungun untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang hanya menghamburkan anggaran,minim ide dan gagasan dan tereksan menjadi ajang pencitraan oleh Bupati dan Wakil Bupati Simalungun
Terakhir mereka mendesak agar Bupati bersikap tegas atas adanya tindakan oknum-oknum yang mengatasnamakan dan/atau mengaku-ngaku sebagai orang dekat Bupati Simalungun yang kerap kali mengikuti acara-acara resmi Pemkab Simalungun walapun bukan merupakan bagian dari ASN di Kabupaten Simalungun.(Apr)




