Konflik satwa dan manusia kembali mencuat setelah harimau memangsa ternak warga, pemerintah diminta bertindak.
Lampung Barat – Warga sejumlah desa di Lampung Barat dilanda ketakutan setelah serangkaian serangan harimau sumatra terhadap ternak. Dalam sebulan terakhir, sedikitnya lima ekor kambing milik warga ditemukan mati akibat serangan satwa liar tersebut.
Situasi ini memicu perdebatan. Warga mendesak agar harimau segera ditangkap dan direlokasi demi keselamatan mereka. Namun, aktivis lingkungan menegaskan pentingnya menjaga habitat alami satwa langka tersebut dan mengingatkan agar langkah yang diambil tidak merusak upaya konservasi.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung kini meningkatkan patroli di sekitar perkebunan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan perburuan liar. Dialog antara warga, pemerintah, dan aktivis lingkungan terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik yang bisa melindungi manusia sekaligus satwa.




